Pilih Metode Sorogan atau Metode Classical dalm Pembelajaran Al-qur'an?


     Dalam pembelajaran Al-qur'an, ada dua metode yang sering kita dengar. Yaitu metode sorogan dan merode classical. Dalam artikel ini saya akan membahas tentang kedua metode tersebut agar para pembaca bisa memilih metode apa yang akan anda pilih dalam pembelajaran membaca Al-qur'an.

A. Metode sorogan.
     Metode sorogan adalah metode pembelajaran Al-qur'an yang sudah kita kenal sejak dahulu. Metode sorogan adalah metode dimana siswa atau santri yang belajar Al-qur'an berbadapan satu persatu di hadapan guru atau ustadz. Sehingga guru mengetahui betul kekurangan yang dimiliki siswa atau santri. Namun dalam metode ini terdapat kelemahan yaitu siswa yang mahir dalam membaca Al-qur'an akan terus melejit dan meninggalkan teman-temannya yang tentu belum mahir dalam membaca Al-qur'an. Tapi bicara soal kefasihan membaca, metode sangatlah bagus diterapkan di lembaga-lembaga yang mengajarkan membaca Al-qur'an.


B. Metode Classical.

    Metode ini termasuk metode baru dalam dunia pembelajaran membaca Al-qur'an. Metode ini mengajarkan siswa atau santri dalam pembelajaran membaca Al-qur'an sistem kelas. Yaitu semua siswa tidak berhadapan langsung dengan guru atau ustadz ketika membaca Al-qur'an. Melainkan semua siswa atau santri membaca bersama-sama dan guru atau ustadz hanya mengawasi satu persatu. Sehingga kemampuan membaca siswa menjadi rata sehingga kenaikan jilid siswa atau santri akan sama. Adapun kelemahan dari metode ini yaitu jika ustadz kurang teliti dalam proses pembelajaran, maka kefasihan membaca siswa atau santri menjadi kurang.

Demikian penjabaran saya mengenai metode sorogan dan metode classical. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Baca juga artikel temtang Jamiyyah Lailatussabtunan yang masib eksis sejak abad 19M


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Pilih Metode Sorogan atau Metode Classical dalm Pembelajaran Al-qur'an?"

Posting Komentar