Bab IV (AKHLAK)

   

Kata "akhlak" berasal dari Bahasa Arab خُلُقْ jamaknya اًخْلاَقْ yang artinya tingkah laku, perangkai, tabiat, watak, moral, atau budi pekerti.

     Menurut istilah, Akhlak adalah adalah:
الْخُلُقُ حًالُ نَفْسِيَّةُ تَصْدُرُ عَنْهَا الأَفْعَالُ بِسُهُوْلَةِ
     Artinya : "Daya kekuatan jiwa yang mendorong perbuatan-perbuatan dengan mudak dan spontan, tanpa dipikir dan direnungkan lagi".

    Dalam Al-Qur'an, perkataan akhlak diterangkan dalam surat Al-Qalam ayat 4.

وَإِنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظِيْمٍ

    Artinya: "Sesungguhnya engkau (Muhammad) mempunyai budi pekerti yang luhur"

    Jadi, akhlak merupakan sikap yang telah melekat pada diri seseorang dan secara sepontan diwujudkan dalam tingkah laku atau perbuatan. Jika tindakan spontan itu baik menurut pandangan akal dan agama, maka disebut akhlak yang baik atau akhlakul karimah, atau akhlak mahmudah. Akan tetapi, apabila tindakan spontan itu berupa perbuatan-perbuatan yang jelek, maka disebut akhlak tercela atau akhlak madzmumah.

Kembali ke Beranda

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Bab IV (AKHLAK)"

Posting Komentar