Akhlak Tercela Kepada Diri Sendiri (Tamak)


A. Pengertian Tamak

Kata Tamak berasal dari Bahasa Arab طَمَعَ- يَطْمَعُ-طَمَعًا yang berarti rakus. Secara Istilah, tamak berarti terlampau besar nafsunya terhadap keduniaan, misalnya terhadap kekayaan harta benda. Orang yang terlampau besar nafsunya untuk memiliki harta mencurahkan tenaga dan pekiran agar harta kekayaannya semakin banyak. Urusan sosial kemasyrakatan kurang mendapat perhatian. Sikap seperti ini amat tercela dalam pandangan Islam dan sesama manusia.

B. Bentuk-bentuk (Ciri-Ciri) Tamak

Orang yang tamak mempunyai ciri-ciri, antara lain:
1. Giat melakukan sesuatu apabila diperkirakan atau memperoleh hasil.
2. Enggan melakukan sesuatu yang memerlukan biaya.
3. Enggan mengeluarkan harta yang dimiliki untuk agama dan kemanusiaan.
4. Menghabiskan waktunya untuk mengumpukan harta kekayaan.
5. Mau menerima, tapi enggan memberikan sesuatu kepada pihak lain.

C. Larangan Memiliki Sifat Tamak

Islam mendidik umatnya agar tidak tamak terhadap keduniaan. Allah swt menciptakan dunia ini sebagai sarana untuk kehidupan manusia. Tanpa harta, manusia susah hidupnya, namun dengan harta pula manusia dapat celaka (apabila tidak hati-hati). Larangan tamak terunkap dalam firman Allah swt dalam surat Al Hadid:57

أِعْلَمُوْا أنَّمَا اْلْحَيَوةُاْلدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِيْنَةٌ وَتَفَاخُرٌبَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌفِي الأَمْوَالِ وَالأَوْلدِۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ اْلْكُفَّارَنَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيْجُ فَتَرَهُ مُصْفَرًا ثُمَّ يَكُوْنُ حُطَمًاۖ وَفِى اْلأَخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيْدٌ وَمَغْفِرَةُ مِّنَ اللهِ وَرِضْوَنٌۚ وَمَا اْلحَيَاةَ الْدُّنْيَا اِلاَّ مَتَاعُ الْغُرُوْرِ
(الحديد/20:57)

      Artinya:
          Ketahuilah, sesungguhnya kehidupandunia itu hanyalah permainan dan senda gurauan,perhiasan dan saling berbangga diantara kamu serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan,seperti hujan yang tanaman-tanamannya mengagumkan para petani,kemudi(tanaman)itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian hancur.Dan akhirat nanti ada adzab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia tidak lain hanyalah kenangan yang palsu(Q.S.al-Hadid/57:20)

D. Dampak Negatif Tamak

Sifat Tamak berdampak negatif bagi pelakunya sendiri. Dampak negatif tamak antara lain:
a. mudah terjerumus ke dalam kehidupan yang sesat karena keduniaan;
b. tercela dalam pandangan sesama manusia karena biasanya orang orang yang tamak cenderung bakhil (kikir);
c. jauh dari agama karena waktunya habis untuk memikirkan harta.

E. Menghindari Diri dari Sifat Tamak


Menghindari diri dari sifaat tamak berarti berusah memiliki sifat qanaah. Adapun upaya untuk untuk menghindari dari sifat tamak, antara lain:
a. sering memerhatikan kehidupan orang yang di bawahnya (orangyang lebih miskin daripada dirinya) agar dapat mensyukuri nikmat dari Allah swt;
b. mengurangi perhatiannya terhadap orang yang berada di atasnya ( yang  lebih kaya) agar tidak terpengaruh olehnya.



Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Akhlak Tercela Kepada Diri Sendiri (Tamak)"

Posting Komentar