Galaunya Seorang Santri


Curhat - Islam adalah agama terbaik yang diturunkan di muka bumi ini ,ada begitu banyak rahmat dan berjuta kebaikan bukan saja untuk satu umat tetapi untuk seluruh umat manusia dan oleh karena itu saya merasa beruntung dilahirkan dari orang muslim sehingga menurun sampai saat ini.

Dunia selalu berubah dalam segala segi kehidupan termasuk kehidupan beragama, kenapa Islam begitu bisa diterima di semua kalangan ? tak lain karena Islam mampu beradaptasi dengan budaya dan lingkungan dan yang utama dalam agama ini tidak ada paksaan sedikitpun sehingga masyarakat merasa tidak ada kasta dan derajat yang berbeda dalam agama ini.

Selain itu Islam masuk ke Nusantara berdasarkan sejarah di bawa para pedagang dan muballiq dari tanah gjarat dan tanah Arab dengan berbagai cara mulai dari perdagangan,sampai pernikahan dan metode yang dipilih terutama saat era Wali Songo bisa memikat hati masyarakat setempat.

Berbicara tentang syiar agama ada banyak ragam cara dan sampai saat ini yang tidak berubah adalah siar langsung misalkan dengan pengajian, namun seiring berjalannya waktu syiar agama Islam bisa dilakukan secara online dengan media sosial atau menggunakan web dan blog dengan internet sebagai fasilitasnya. Memang ada banyak pro dan kontra . Tapi untuk melihat dari sisi yang baik sebaiknya kita memposisikan internet sebagai jalan untuk mencapai kebaikan . Karena sadar atau tidak di luar sana sudah terjadi persaingan besar untuk menguasai dunia maya untuk tujuan yang mereka inginkan.

Jika sekarang kita sebagai umat muslim di tuntut untuk berpikir kritis , penguasaan teknologi wajib di galakkan karena dulu jauh dari jaman sekarang banyak cendikiwan muslim menguasai dunia dengan berbagai bidang ilmu baik kesehatan,sosial astronomi dan tentunya teknologi. Jangan sampai kita yang hidup di jaman sekarang ketinggalan hanya karena kita sudah merasa paling pinter. Jangan seperti 'KATAK DALAM TEMPURUNG".

Menguasai teknologi untuk kemaslahatan ummat adalah salah satu bentuk perjuangan meski medannya berbeda dengan jaman dulu, bayangkan jika saat ini ada santri masih tetap menunggu angkutan dan ketika ada taksi di menolak dengan alasan jaman dulu tidak ada taksi dan masih keukeuh menunggu unta lewat. Maka yakinlah ketika pesaing kita sudah mulai terbang tinggi ke bulan sedangkan kita di bumi masih belajar naik sepeda ? itu hanya perumpamaan.

Sekarang di dalam dunia pendidikan kurikulum IT dan penguasaan teknologi informasi menjadi hal penting karena sejak kelas 1 MI sudah di berikan,  Kita jangan sampai kalah dalam segala bidang termasuk penguasaan teknologi ,kosa kata dan juga penempatannya jangan asal comot tanpa tahu arti yang sebenarnya .

Sebagai contoh menempatkan kata sakral dalam sebuah argumen. yang berhubungan dengan pengajian . apakah masih merasa "KESAKARLAN" sebuah pengajian itu hilang? Padahal seharusnya kata SAKRAL  tidak cocok untuk hal yang berhubungan dengan pengajian , karena lebih cocok kata KHUSUK atau  KHIDMAT . dan sakral menurut pengetahuan saya lebih cocok untuk hal yang berbau ritual dan juga seram

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Galaunya Seorang Santri"

Posting Komentar